Perempuan Melek Financial Tidak Harus Kerja Kantoran

Perempuan Melek Financial Tidak Harus Kerja Kantoran

Masa depan adalah milik kita. Namun sebagai manusia, kita tidak tahu apa yang akan terjadi besok. Apakah dunia akan berubah dengan sangat cepat? Apakah akan semakin buruk bagi kita? Atau apakah kita bisa mengubah dunia seperti keinginan kita? Semuanya masih seperti kertas putih, namun ada kalanya tinta yang datang dimasa depan berwarna merah, bukan tinta hitam seperti keinginan kita.

Perempuan Melek Financial

Perempuan Melek Financial

Perempuan melek finansial berarti memiliki kemampuan untuk membaca, memahami dan mengatur hal-hal yang berhubungan dengan masalah finansial.

Banyak perempuan, terutama yang telah menikah hanya mendapatkan sumber financial mereka dari suami tercinta. Perempuan juga hanya sedikit yang mengerti bagaimana membelanjakan dan mengatur keuangan dengan benar, umumnya hanya untuk keperluan dapur dan konsumtif semata.

Namun ada kalanya suatu saat, suami tercinta mengalami hal diluar dugaan hingga tidak bisa memberikan nafkahnya. Dengan demikian, sumber financial perempuan tersebut beserta keluarganya terhenti. Jika ini terjadi, maka perempuan tersebut harus mencari sumber financial baru.  Inilah sebabnya perempuan harus sudah melek financial sebelum kejadian tersebut datang.

Hal ini juga berlaku bagi perempuan muda bekerja, perempuan yang bekerja belum mampu menabung dan berfikir untuk hari depan mereka. Ini disebabkan besarnya pengeluaran mereka sehari-hari yang melebihi pria, sebut saja pengeluaran makan, transfortasi, pulsa, make-up dan sebagainya. Dan pada akhirnya, kaum perempuan semakin rentan mengalami ketidakpastian.

Sebenarnya, melek financial bagi perempuan itu tidak harus memiliki penghasilan sendiri. Melek finansial berarti memiliki kemampuan untuk membaca, memahami dan mengatur hal-hal yang berhubungan dengan masalah finansial (keuangan). Ini berarti, perempuan juga harus mampu mengatur keuangan sendiri maupun keluarga saat ini maupun untuk masa depan. Bukan hanya mengatur financial untuk keperluan makan dan belanja bulanan, tapi juga harus mampu mengatur keperluan sekolah anak, investasi untuk hari depan dan mengatur proteksi jika terjadi sesuatu yang tidak diinginkan. Salah satunya dengan mengikuti asuransi jiwa dan kesehatan.

Banyak yang menyangka bahwa perempuan yang bekerja haruslah berada di kantor, dimana sebagian besar waktu tersita disana. Sementara kita tahu, perempuan juga mesti mengurus keluarganya tercinta. Namun sebetulnya, perempuan melek financial tidak harus kerja kantoran. Perempuan bisa membuat usaha sendiri sebagai sumber financial baru, bahkan bisa dilakukan dari rumah.

Sangat banyak usaha mandiri yang bisa dilakukan oleh perempuan dirumah, yang termudah adalah dengan membuka toko sembako di depan rumah. Usaha lain yang sesuai untuk perempuan adalah membuka usaha makanan. Banyak perempuan yang sudah menjadi wirausahawan sukses, yang dulunya dimulai karena kegagalan financial keluarga. Kreatif, adalah salah satu kunci untuk sukses menjadi UKM Mikro.

Perempuan Dengan Sumber financial Sendiri Tanpa Harus Meninggalkan Rumah
Usaha kecil menengah yang bisa dilakukan perempuan di rumah sangat banyak. Seperti sudah disinggung diatas, yang paling mudah adalah membuka warung sembako dirumah maupun usaha makanan. Ini tidak jauh dari hakikat perempuan, lainnya bisa juga menjadi seorang penulis. Menulis bisa dilakukan dimana dan kapan saja, dan hobi serta kebiasaan menulis bisa menghasilkan uang. Dan kita tentu tahu, pekerjaan yang paling mengasikkan adalah pekerjaan yang sesuai dengan hobi kita.

Perempuan Sukses Dengan Bisnis Online
Bisnis online adalah salah satu usaha yang bisa ditekuni oleh perempuan dirumah, tanpa harus meninggalkan keluarga tercinta. Sudah banyak contoh perempuan sukses dengan bisnis online. Sebut saja seorang ibu rumah tangga biasa yang bernama Sri Nurul Hidayah sebagai pemilik Kamehashop.com, sebuah toko online yang sukses berkembang diantara kerasnya persaingan penjualan pernak-pernik buatan tangan. Ada juga Nadia Meutia – Dini Shanti, dua orang pertama dari grup d’BC Network yang menjalankan MLM secara online.

Ciri Perempuan Melek Financial
Ciri perempuan yang melek finansial minimal mesti memahami arus kas dan harta walaupun secara sederhana. Arus kas ini meliputi rancangan pendapatan serta pengeluaran, sedangkan harta meliputi aset dan hutang yang dimiliki. Pendapatan ini meliputi gaji, hasil penjualan, royalti, bunga dan semua penghasilan yang di dapat. Sementara pengeluaran meliputi semua biaya hidup, investasi untuk hari depan dan semua cicilan hutang.

Melindungi Sumber Financial
Sudah saatnya perempuan melek financial memikirkan hari depan. Selain mencari sumber penghasilan baru tanpa harus meninggalkan keluarga, perempuan juga harus memikirkan investasi dan proteksi bagi hari depan. Mengikuti asuransi dan investasi merupakan sebuah keharusan. Lindungi orang yang selama ini menjadi sumber financial keluarga dengan asuransi, supaya jika sesuatu hal yang tidak diinginkan terjadi sumber financial keluarga tidak terputus begitu saja.

Saat ini sudah semakin banyak bentuk asuransi yang bisa diikuti, bukan hanya asuransi kesehatan dan jiwa, tapi juga sudah meliputi tabungan dan investasi. Baik itu investasi pada masa pensiun ataupun mempersiapkan dana pendidikan anak kita, masa depan yang cerah membutuhkan perencanaan yang cermat. Salah satu perusahaan asuransi yang menggabungkan dua fungsi tersebut adalah PT Sun Life Financial Indonesia.  PT Sun Life Financial Indonesia memberikan berbagai program tabungan dan investasi bagi setiap tahapan kehidupan kita. Dan yang lebih menguntungkan, setiap perencanaan bisa disesuaikan dengan kebutuhan pribadi kita sekeluarga.

Sensus penduduk Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat bahwa jumlah penduduk Indonesia pada tahun 2010 sebesar 237 juta jiwa. 49% dari jumlah itu (118 juta jiwa) merupakan perempuan. Dari jumlah 118 juta itu, sebanyak 74 juta adalah ibu rumah tangga. Oleh karena itu, ibu rumah tangga dan wanita pada umumnya yang rentan kehilangan sumber financial harus diajak melek financial. Bahkan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) menandatangani nota kesepahaman bersama untuk menanggulangi masalah ini.

Sejalan dengan OJK dan PPPA, Sun Life juga melakukan partisipasi dalam program Sun Anugerah Caraka. Dimana mengajak para wartawan dan blogger untuk turut berkampanye Mengajak Perempuan Melek Finansial. Disamping itu, Sun Life juga membuat program tanggung jawab social seperti Sun Bright untuk Pendidikan, Sun Bright untuk sesama, Sun Bright untuk Indonesia Pintar. Semuanya bertujuan untuk melatihan keterampilan dan mendidik serta mengajak generasi muda dan perempuan Indonesia membangun usaha mereka sendiri.

Memiliki Sumber Financial Sendiri Tidak Menjamin Perempuan Melek Financial
Memiliki sumber financial sendiri memang tidak menjamin perempuan melek financial. Karena memang kita akui kaum perempuan lebih kurang melek finansial dibandingkan laki-laki. Seandainya perempuan bisa membelanjakan uangnya dengan lebih bijak sejak mulai bekerja, barangkali kondisi keuangan mereka dalam jangka panjang juga lebih aman. Walau begitu, dengan memiliki sumber financial sendiri bisa menambah arus kas keluarga dan jaminan hari esok. Marilah mulai belajar mengatur arus kas dan harta, serta mulai memikirkan proteksi dan investasi untuk masa depan kita.

Sumber Refferensi:
PT Sun Life Financial Indonesia
CARE for Nation
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Perempuan Melek Financial